Mengenal Lebih Dekat Kevin Prayogo: Perjalanan Panjang hingga Menjadi Ketua Partai Ummat Kutim

Kutai Timur, 20 Februari 2025 – Ibarat seorang pelaut yang mencoba membaca arah angin sebelum berlayar, Kevin Prayogo menimbang banyak hal sebelum menerima amanah sebagai Ketua DPD Partai Ummat Kutai Timur. Awalnya ragu, tetapi ia sadar bahwa tanpa nahkoda, kapal tidak akan pernah sampai ke tujuan. Kini, Kevin memegang kemudi, membawa Partai Ummat mengarungi gelombang politik di Kutai Timur.
Perjalanan Kevin menuju posisi ini tidaklah mudah. Sejak remaja, ia aktif dalam dunia organisasi, khususnya di lingkungan Muhammadiyah. Lahir di Banyuwangi, Kevin menghabiskan masa kecilnya di Jawa Timur sebelum pindah ke Sangatta antara 2008–2010. Di Sangatta, ia melanjutkan pendidikan di SMP Islam Al Ma’arif dan SMK Muhammadiyah 1 Sangatta Utara.
Sejak masa sekolah, ketertarikan Kevin pada organisasi mulai tumbuh. Ia aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan memahami bahwa gerakan kepemudaan bukan sekadar aktivitas ekstrakurikuler, melainkan ruang pembentukan karakter dan pemikiran. Namun, cita-cita awalnya bukanlah menjadi politisi. Kevin sempat menempuh pendidikan di Akademi Kelautan Banyuwangi, dengan impian menjadi pelaut. “Kadang kita merancang masa depan dengan detail, tapi hidup selalu punya kejutan,” katanya. Kehidupan kemudian membawanya kembali ke Sangatta, tempat ia melanjutkan kuliah di STAIS dengan jurusan Manajemen Pendidikan Islam.
Kevin Prayogo berhasil meraih gelar sarjana pada 2022 dan kini tengah menempuh pendidikan magister di Universitas Merdeka Malang. Tidak berhenti di situ, Kevin terus aktif di berbagai organisasi, termasuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), KNPI, dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kutai Timur. Keterlibatan ini mempertemukannya dengan berbagai tokoh penting yang memperluas perspektifnya, termasuk dalam hal politik.
Nama Partai Ummat mulai menarik perhatian Kevin setelah ia berdiskusi dengan Armis Haroen, kader Muhammadiyah dan mantan karyawan PT KPC. Awalnya hanya mengamati dari jauh, Kevin mulai terlibat lebih dalam setelah melihat banyak kader Muhammadiyah yang bergabung. Momentum besar datang pada 2024 ketika kursi Ketua DPD Partai Ummat Kutai Timur kosong. Beberapa rekan seperjuangannya mendorong Kevin untuk maju. Ia sempat ragu. “Saya masih muda, belum banyak pengalaman di politik,” ujarnya.
Namun, Kevin menyadari bahwa politik bukan sekadar soal pengalaman. “Kalau kapal ini tak ada nahkodanya, bagaimana bisa sampai tujuan?” katanya. Setelah melalui diskusi dan pertimbangan matang, Kevin akhirnya menerima amanah tersebut. Kini, bersama sekretarisnya, Nanang Gubrani, Kevin siap menata langkah dan membesarkan Partai Ummat di kancah politik Kutai Timur.
Tantangan tentu ada. Politik memiliki dinamika kekuasaan, persaingan, dan strategi yang kompleks. Namun, Kevin yakin bahwa selama ia memegang prinsip dan berpijak pada nilai-nilai yang diyakininya, ia akan mampu melewati rintangan tersebut. “Politik bagi saya bukan sekadar mencari jabatan, tapi bagaimana bisa membawa kebaikan yang lebih luas,” ujarnya dengan penuh tekad.
Dengan pengalaman panjang di dunia organisasi dan tekad yang kuat, Kevin Prayogo siap membawa Partai Ummat Kutai Timur menuju masa depan yang lebih cerah. (*/One)