Operasi Ketupat Ramadan 2025 di Kutim Berjalan Aman dan Kondusif

OK Kutim – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus mengawal kelancaran arus mudik dalam rangka Operasi Ketupat Ramadan 2025. Kanit Turjawali Satlantas Polres Kutai Timur, Ipda Wilson Tanjung, mengungkapkan bahwa operasi ini berjalan sesuai dengan konsep “Mudik Aman, Keluarga Nyaman” yang digaungkan Mabes Polri.

“Sepanjang operasi yang dimulai sejak 26 Maret hingga saat ini, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lintas) tetap aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berjalan normal, lampu lalu lintas berfungsi, serta sistem pemantauan melalui CCTV dan ETLE juga beroperasi dengan baik,” ujar Ipda Wilson Tanjung.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Kutai Timur juga bekerja sama dengan mitra kepolisian seperti Senkom dan Orari. Petugas berjaga mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB secara bergilir.

“Mereka menyesuaikan dengan keadaan. Setelah bertugas, mereka kembali ke tempat masing-masing untuk beristirahat,” tambahnya.

Terkait insiden selama operasi, Ipda Wilson Tanjung menyatakan bahwa meskipun ada kejadian di lapangan, semua dapat ditangani dengan baik.

“Masyarakat lebih cenderung menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan,” katanya.

Selain pengamanan arus mudik, Polres Kutai Timur juga memberikan pelayanan pengawalan untuk prosesi upacara Nyepi yang berlangsung di daerah tersebut.

“Kami turut membantu masyarakat dalam prosesi upacara keagamaan, termasuk pengawalan prosesi ogoh-ogoh dari Telkom ke Pura,” jelasnya.

Terkait pengalaman selama bertugas di pos jaga, Ipda Wilson menuturkan bahwa kebersamaan antar instansi menjadi salah satu hal yang menyenangkan, terutama di bulan Ramadan. Namun, di sisi lain, petugas harus tetap berjaga ketika banyak masyarakat sedang mudik.

Bagi para pemudik yang singgah di posko, berbagai fasilitas telah disediakan, mulai dari layanan kesehatan, bengkel darurat, hingga layanan pengaduan yang dapat diakses melalui nomor darurat 110.

“Jika ada kejadian di lapangan, masyarakat bisa langsung menghubungi 110, dan kami akan segera merespons,” pungkasnya.(*/Red)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button